MATERI PELAJARAN PAI SD/MI BAB 9 KELAS 1 SEMESTER 1 - BERSUCI (TAHARAH)

BERSUCI (TAHARAH)

A.   Tata Cara Berwudu

Wudu merupakan cara mensucikan diri sebelum salat. Wudu artinya menyucikan diri dari hadas kecil dengan air. Berwudu dilakukan dengan membasuh anggota badan secara bergantian. Mulai dari anggota sebelah kanan secara berurutan. Wudu bertujuan untuk menghilangkan hadas kecil. Wudu menggunakan air yang suci dan menyucikan. Seseorang yang akan mengerjakan salat harus berwudu dahulu. Agar salatnya sah, kita harus berwudu dengan sempurna.
Urutan tata cara wudu adalah sebagai berikut:
1.    Niat berwudu
2.    Membaca basmallah
3.    Berdoa dengan doa sebelum wudu
4.    Mencuci kedua telapak tangan dengan air yang bersih dan suci.
5.    Berkumur dengan menggosok gigi.
6.    Membersihkan lubang hidung.
7.    Membersihkan muka.
8.    Membasuh kedua tangan sampai siku tiga kali.
9.    Mengusap sebagian rambut kepala tiga kali.
10. Membasuh kedua telinga tiga kali.
11. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki tiga kali.
12. Dikerjakan secara berurutan atau tertib.
13. Berdoa dengan doa sesudah wudu.
Cara bersuci selain wudu adalah mandi dan tayamum.
B.   Mempraktikkan Berwudu
Dalam berwudu harus memenuhi rukun wudu dengan benar dan sempurna. Rukun wudu artinya dengan hal-hal yang harus dilakukan dalam berwudu. Apabila rukun wudu ditinggalkan, maka wudunya tidak sah.
Rukun wudu ada 6 (enam), yaitu:
1.    Niat
Pada saat berwudu harus berniat. Niat berwudu dibaca dalam hati, atau diucapkan sebelum wudu atau saat membasuh muka.
2.    Membasuh muka.
3.    Membasuh kedua tangan sampai siku.
4.    Mengusap sebagian kepala dengan air.
5.    Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
6.    Tertib, yaitu mengerjakan wudu secara berurutan.
Dalam urutan berwudu selain rukun wudu ada juga sunah wudu. Sunah wudu apabila dilakukan akan mendapat pahala, dan apabila ditinggalkan tidak membatalkan wudu.
Yang termasuk sunah wudu adalah:
1.    Membaca basmallah.
2.    Membasuh keduam telapak tangan.
3.    Berkumur-kumur.
4.    Membersihkan kesua lubang hidung.
5.    Mengusap kedua telinga.
6.    Mengulangi lagi semua yang dibasuh sampai tiga kali.
7.    Mendahulukan semua anggota badan yang kanan.
8.    Tidak berbicara ketika berwudu.
9.    Menghadap ke kiblat.
10. Berdoa sesudah berwudu.
Wudu adalah syarat sah ketika kita akan mengerjakan salat. Jika wudunya batal, maka salat kita tidak sah.
Hal-hal yang membatalkan wudu antara lain:
1.    Buang air kecil dan air besar.
2.    Keluar angin dari dubur atau kentut.
3.    Hilang akal, gila, mabuk, dan pingsan.
4.    Tidur nyenyak dalam keadaan berbaring.
5.    Menyentuh alat kelamin atau kemaluan.
6.    Bersentuhlah dengan orang laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya.
Mari kita praktikkan tata cara wudu seperti berikut!
1. Membaca Bismillah Lalu cuci tangan

2. Kumur-Kumur

3. Basuh hidung ( Menghirup Air Ke Hidung)

4. Basuh Muka 

5. Basuh kedua Tangan Sampai Siku

6. Basuh Rambut dari ujung sampai belakang kepala

7.Membasuh kedua telingan

8. Membasuh kedua kaki sampai siku.

9. Berdoa Kepada Allah menghadap Kiblat

a.    Gerakan Pertama
Membasuh kedua tangan sampai pergelangan tangan. Diawali dengan membaca basmallah dan doa berwudu. Niat wudu adalah sebagai berikut:
“Nawaitul wudu’a liraf’il hadasil asgari fardal lillahi ta’ala”
Artinya: Saya niat wudu untuk menghilangkan hadas kecil wajib karena Allah ta’ala.
Perhatikan gambar nomor 1!
b.    Gerakan kedua
Berkumur-kumur memasukkan air ke dalam mulut. Gunanya untuk membersihkan sisa-sisa makanan.
 Perhatikan gambar nomor 2!
c.    Gerakan ketiga
       Membasuh lubang hidung sebanyak 3x.
       Perhatikan gambar nomor 3!
d.    Gerakan keempat
       Membasuh muka dari tempat tumbuh rambut sampai dagu. Dari batas telinga kanan sampai telinga kiri.
       Perhatikan gambar nomor4!
e.    Gerakan kelima
       Membasuh kedua tangan sampai siku (dahulukan tangan kanan).
       Perhatikan gambar nomor 5!
f.   Gerakan keenam
mengusap sebagian kepala dengan air. Dimulai dari depan sampai ke belakang sebanyak 3x.
Perhatikan gambar nomor 6!
g.  Gerakan ketujuh
     membasuh kedua telinga dengan air bagian dalam dan luar sebanyak 3x.
     Perhatikan gambar nomor 7!

h.  Gerakan ke delapan
membasuh kedua kaki sampai mata kaki. Berawal dari sebelah kanan kemudian sebelah kiri sebanyak 3x.
Perhatikan gambar nomor 8!
i.              Gerakan kesembilan
Membaca doa sesudah berwudu.
Lafal doa sesudah wudu:
“Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahula syarikalah(u) wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasuluh(u). Allahummaj ‘alni minat tawwabina waj ‘alni minal mutatahhirin(a) waj ‘alni min ‘ibadikas salihin(a).
Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuha selain Allah yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.

Ya Allah jadikanlah aku orang-orang yang ahli tobat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang saleh.

Keutamaan orang yang sering berwudu adalah kelak di akhirat wajahnya akan bercahaya.


BERSUCI (TAHARAH)

A.   Tata Cara Berwudu

Wudu merupakan cara mensucikan diri sebelum salat. Wudu artinya menyucikan diri dari hadas kecil dengan air. Berwudu dilakukan dengan membasuh anggota badan secara bergantian. Mulai dari anggota sebelah kanan secara berurutan. Wudu bertujuan untuk menghilangkan hadas kecil. Wudu menggunakan air yang suci dan menyucikan. Seseorang yang akan mengerjakan salat harus berwudu dahulu. Agar salatnya sah, kita harus berwudu dengan sempurna.
Urutan tata cara wudu adalah sebagai berikut:
1.    Niat berwudu
2.    Membaca basmallah
3.    Berdoa dengan doa sebelum wudu
4.    Mencuci kedua telapak tangan dengan air yang bersih dan suci.
5.    Berkumur dengan menggosok gigi.
6.    Membersihkan lubang hidung.
7.    Membersihkan muka.
8.    Membasuh kedua tangan sampai siku tiga kali.
9.    Mengusap sebagian rambut kepala tiga kali.
10. Membasuh kedua telinga tiga kali.
11. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki tiga kali.
12. Dikerjakan secara berurutan atau tertib.
13. Berdoa dengan doa sesudah wudu.
Cara bersuci selain wudu adalah mandi dan tayamum.
B.   Mempraktikkan Berwudu
Dalam berwudu harus memenuhi rukun wudu dengan benar dan sempurna. Rukun wudu artinya dengan hal-hal yang harus dilakukan dalam berwudu. Apabila rukun wudu ditinggalkan, maka wudunya tidak sah.
Rukun wudu ada 6 (enam), yaitu:
1.    Niat
Pada saat berwudu harus berniat. Niat berwudu dibaca dalam hati, atau diucapkan sebelum wudu atau saat membasuh muka.
2.    Membasuh muka.
3.    Membasuh kedua tangan sampai siku.
4.    Mengusap sebagian kepala dengan air.
5.    Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
6.    Tertib, yaitu mengerjakan wudu secara berurutan.
Dalam urutan berwudu selain rukun wudu ada juga sunah wudu. Sunah wudu apabila dilakukan akan mendapat pahala, dan apabila ditinggalkan tidak membatalkan wudu.
Yang termasuk sunah wudu adalah:
1.    Membaca basmallah.
2.    Membasuh keduam telapak tangan.
3.    Berkumur-kumur.
4.    Membersihkan kesua lubang hidung.
5.    Mengusap kedua telinga.
6.    Mengulangi lagi semua yang dibasuh sampai tiga kali.
7.    Mendahulukan semua anggota badan yang kanan.
8.    Tidak berbicara ketika berwudu.
9.    Menghadap ke kiblat.
10. Berdoa sesudah berwudu.
Wudu adalah syarat sah ketika kita akan mengerjakan salat. Jika wudunya batal, maka salat kita tidak sah.
Hal-hal yang membatalkan wudu antara lain:
1.    Buang air kecil dan air besar.
2.    Keluar angin dari dubur atau kentut.
3.    Hilang akal, gila, mabuk, dan pingsan.
4.    Tidur nyenyak dalam keadaan berbaring.
5.    Menyentuh alat kelamin atau kemaluan.
6.    Bersentuhlah dengan orang laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya.
Mari kita praktikkan tata cara wudu seperti berikut!
1. Membaca Bismillah Lalu cuci tangan

2. Kumur-Kumur

3. Basuh hidung ( Menghirup Air Ke Hidung)

4. Basuh Muka 

5. Basuh kedua Tangan Sampai Siku

6. Basuh Rambut dari ujung sampai belakang kepala

7.Membasuh kedua telingan

8. Membasuh kedua kaki sampai siku.

9. Berdoa Kepada Allah menghadap Kiblat

a.    Gerakan Pertama
Membasuh kedua tangan sampai pergelangan tangan. Diawali dengan membaca basmallah dan doa berwudu. Niat wudu adalah sebagai berikut:
“Nawaitul wudu’a liraf’il hadasil asgari fardal lillahi ta’ala”
Artinya: Saya niat wudu untuk menghilangkan hadas kecil wajib karena Allah ta’ala.
Perhatikan gambar nomor 1!
b.    Gerakan kedua
Berkumur-kumur memasukkan air ke dalam mulut. Gunanya untuk membersihkan sisa-sisa makanan.
 Perhatikan gambar nomor 2!
c.    Gerakan ketiga
       Membasuh lubang hidung sebanyak 3x.
       Perhatikan gambar nomor 3!
d.    Gerakan keempat
       Membasuh muka dari tempat tumbuh rambut sampai dagu. Dari batas telinga kanan sampai telinga kiri.
       Perhatikan gambar nomor4!
e.    Gerakan kelima
       Membasuh kedua tangan sampai siku (dahulukan tangan kanan).
       Perhatikan gambar nomor 5!
f.   Gerakan keenam
mengusap sebagian kepala dengan air. Dimulai dari depan sampai ke belakang sebanyak 3x.
Perhatikan gambar nomor 6!
g.  Gerakan ketujuh
     membasuh kedua telinga dengan air bagian dalam dan luar sebanyak 3x.
     Perhatikan gambar nomor 7!

h.  Gerakan ke delapan
membasuh kedua kaki sampai mata kaki. Berawal dari sebelah kanan kemudian sebelah kiri sebanyak 3x.
Perhatikan gambar nomor 8!
i.              Gerakan kesembilan
Membaca doa sesudah berwudu.
Lafal doa sesudah wudu:
“Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahula syarikalah(u) wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasuluh(u). Allahummaj ‘alni minat tawwabina waj ‘alni minal mutatahhirin(a) waj ‘alni min ‘ibadikas salihin(a).
Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuha selain Allah yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.

Ya Allah jadikanlah aku orang-orang yang ahli tobat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang saleh.

Keutamaan orang yang sering berwudu adalah kelak di akhirat wajahnya akan bercahaya.


BERSUCI (TAHARAH)

A.   Tata Cara Berwudu

Wudu merupakan cara mensucikan diri sebelum salat. Wudu artinya menyucikan diri dari hadas kecil dengan air. Berwudu dilakukan dengan membasuh anggota badan secara bergantian. Mulai dari anggota sebelah kanan secara berurutan. Wudu bertujuan untuk menghilangkan hadas kecil. Wudu menggunakan air yang suci dan menyucikan. Seseorang yang akan mengerjakan salat harus berwudu dahulu. Agar salatnya sah, kita harus berwudu dengan sempurna.
Urutan tata cara wudu adalah sebagai berikut:
1.    Niat berwudu
2.    Membaca basmallah
3.    Berdoa dengan doa sebelum wudu
4.    Mencuci kedua telapak tangan dengan air yang bersih dan suci.
5.    Berkumur dengan menggosok gigi.
6.    Membersihkan lubang hidung.
7.    Membersihkan muka.
8.    Membasuh kedua tangan sampai siku tiga kali.
9.    Mengusap sebagian rambut kepala tiga kali.
10. Membasuh kedua telinga tiga kali.
11. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki tiga kali.
12. Dikerjakan secara berurutan atau tertib.
13. Berdoa dengan doa sesudah wudu.
Cara bersuci selain wudu adalah mandi dan tayamum.
B.   Mempraktikkan Berwudu
Dalam berwudu harus memenuhi rukun wudu dengan benar dan sempurna. Rukun wudu artinya dengan hal-hal yang harus dilakukan dalam berwudu. Apabila rukun wudu ditinggalkan, maka wudunya tidak sah.
Rukun wudu ada 6 (enam), yaitu:
1.    Niat
Pada saat berwudu harus berniat. Niat berwudu dibaca dalam hati, atau diucapkan sebelum wudu atau saat membasuh muka.
2.    Membasuh muka.
3.    Membasuh kedua tangan sampai siku.
4.    Mengusap sebagian kepala dengan air.
5.    Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
6.    Tertib, yaitu mengerjakan wudu secara berurutan.
Dalam urutan berwudu selain rukun wudu ada juga sunah wudu. Sunah wudu apabila dilakukan akan mendapat pahala, dan apabila ditinggalkan tidak membatalkan wudu.
Yang termasuk sunah wudu adalah:
1.    Membaca basmallah.
2.    Membasuh keduam telapak tangan.
3.    Berkumur-kumur.
4.    Membersihkan kesua lubang hidung.
5.    Mengusap kedua telinga.
6.    Mengulangi lagi semua yang dibasuh sampai tiga kali.
7.    Mendahulukan semua anggota badan yang kanan.
8.    Tidak berbicara ketika berwudu.
9.    Menghadap ke kiblat.
10. Berdoa sesudah berwudu.
Wudu adalah syarat sah ketika kita akan mengerjakan salat. Jika wudunya batal, maka salat kita tidak sah.
Hal-hal yang membatalkan wudu antara lain:
1.    Buang air kecil dan air besar.
2.    Keluar angin dari dubur atau kentut.
3.    Hilang akal, gila, mabuk, dan pingsan.
4.    Tidur nyenyak dalam keadaan berbaring.
5.    Menyentuh alat kelamin atau kemaluan.
6.    Bersentuhlah dengan orang laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya.
Mari kita praktikkan tata cara wudu seperti berikut!
1. Membaca Bismillah Lalu cuci tangan

2. Kumur-Kumur

3. Basuh hidung ( Menghirup Air Ke Hidung)

4. Basuh Muka 

5. Basuh kedua Tangan Sampai Siku

6. Basuh Rambut dari ujung sampai belakang kepala

7.Membasuh kedua telingan

8. Membasuh kedua kaki sampai siku.

9. Berdoa Kepada Allah menghadap Kiblat

a.    Gerakan Pertama
Membasuh kedua tangan sampai pergelangan tangan. Diawali dengan membaca basmallah dan doa berwudu. Niat wudu adalah sebagai berikut:
“Nawaitul wudu’a liraf’il hadasil asgari fardal lillahi ta’ala”
Artinya: Saya niat wudu untuk menghilangkan hadas kecil wajib karena Allah ta’ala.
Perhatikan gambar nomor 1!
b.    Gerakan kedua
Berkumur-kumur memasukkan air ke dalam mulut. Gunanya untuk membersihkan sisa-sisa makanan.
 Perhatikan gambar nomor 2!
c.    Gerakan ketiga
       Membasuh lubang hidung sebanyak 3x.
       Perhatikan gambar nomor 3!
d.    Gerakan keempat
       Membasuh muka dari tempat tumbuh rambut sampai dagu. Dari batas telinga kanan sampai telinga kiri.
       Perhatikan gambar nomor4!
e.    Gerakan kelima
       Membasuh kedua tangan sampai siku (dahulukan tangan kanan).
       Perhatikan gambar nomor 5!
f.   Gerakan keenam
mengusap sebagian kepala dengan air. Dimulai dari depan sampai ke belakang sebanyak 3x.
Perhatikan gambar nomor 6!
g.  Gerakan ketujuh
     membasuh kedua telinga dengan air bagian dalam dan luar sebanyak 3x.
     Perhatikan gambar nomor 7!

h.  Gerakan ke delapan
membasuh kedua kaki sampai mata kaki. Berawal dari sebelah kanan kemudian sebelah kiri sebanyak 3x.
Perhatikan gambar nomor 8!
i.              Gerakan kesembilan
Membaca doa sesudah berwudu.
Lafal doa sesudah wudu:
“Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahula syarikalah(u) wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasuluh(u). Allahummaj ‘alni minat tawwabina waj ‘alni minal mutatahhirin(a) waj ‘alni min ‘ibadikas salihin(a).
Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuha selain Allah yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.

Ya Allah jadikanlah aku orang-orang yang ahli tobat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang saleh.

Keutamaan orang yang sering berwudu adalah kelak di akhirat wajahnya akan bercahaya.