MATERI PELAJARAN PAI SD/MI BAB 8 KELAS 1 SEMESTER 1 - MEMBIASAKAN PERILAKU TEPUJI

kemarin kita sudah belajar tentang MATERI PELAJARAN PAI SD/MI BAB 7 KELAS 1 SEMESTER 1 - MENGENAL DUA KALIMAT SYAHADAD. dan Sekarang kita akan belaajar tentang membiasakan perilaku terpuji di bab 8 kita ini untuk SD kelas 1 semester 1. 

A.   Rajin
Salah satu perilaku terpuji adalah rajin. Rajin sama artinya dengan tekun. Rajin yaitu melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan tidak bermalas-malasan. Rajin berarti menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Dengan menerapkan perilaku rajin, apa yang kita inginkan akan mudah tercapai.
Perilaku rajin yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
1.    Rajin Belajar
Belajar harus dilakukan dengan teratur, rutin, dan atas kesadaran sendiri. Belajar tidak hanya ketika ada ulangan saja. Belajar tidak perlu dipaksa oleh orang tua atau guru kita. Kalian harus rajin membaca bukudan mengulang-ulang pelajaran yang diajarkan guru. Memanfaatkan waktu untuk membaca atau menulis akan memperoleh banyak ilmu. Orang yang rajin akan bersemangat untuk mencapai tujuan. Orang yang dapat memanfaatkan waktu akan menuju keberhasilan. Sebaliknya apabila tidak dapat memanfaatkan waktu, akan merugi karena waktu terbuang sia-sia.
Seorang pelajar harus dapat menggunakan waktu untuk belajar. Barang siapa rajin belajar akan pandai. Sebaliknya, barang siapa malas belajar akan menjadi bodoh.
Man jadda wajada
Artinya: Siapa yang bersungguh-sungguh pasti mendapat.
Keberhasilan itu ditentukan dan dimulai dari dirinya sendiri. Manusia wajib berusaha dan berdoa. Allah lah yang akan menentukan hasilnya.
2.    Rajin Bekerja
Selain rajin belajar kita harus rajin bekerja. Setiap hari kita harus membantu pekerjaan rumah. Misalnya: menyapu lantai, membersihkan meja kursi, mencuci piring, dan menyiram tanaman.
Di sekolah kita harus rajin melaksanakan tugas piket, membersihkan kelas dan lingkungan sekolah. Rajin bekerja akan mendapat hasil yang baik. Rajin membantu orang tua akan disayang bapak ibu. Allah menyayangi anak yang rajin. Orang yang rajin bekerja akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Bekerja sangat memerlukan keuletan dan ketelitian. Ajaran Islam tidak membenarkan sifat malas dan putus asa.
3.    Rajin Beribadah
Tugas dan kewajiban kita kepada Allah Swt. adalah beribadah. Caranya dengan rajin melaksanakan salat, membaca Al-Qur’an, berpuasa, di bulan Ramadan, serta membayar zakat fitrah. Kita juga harus hormat kepada orang tua, menyayangi saudara dan teman, bersedekah, membantu dan menolong sesama. Anak muslim harus rajin beribadah dan selalu berbuat baik.
Keuntungan bersikap rajin
1.    Pandai memanfaatkan waktu.
2.    Mudah merauh cita-cita.
3.    Memiliki ketekunan dan kemauan keras.
4.    Memiliki sifat sabar dan tidak putus asa.
5.    Disenangi banyak orang.
B.   Tolong Menolong
Setiap orang saling membutuhkan satu sama lain. Karena itu harus tolong-menolong. Tolong-menolong artinya saling membantu. Tolong-menolong bertujuan membantu orang lain yang mengalami kesulitan dan kekurangan. Tolong menolong termasuk ibadah. Agama Islam mengajarkan tolong-menolong dalam kebaikan. Kita harus menolong siapa saja yang membutuhkan. Kita dilarang tolong-menolong dalam berbuat keburukan.
Hal ini dijelaskan dalam ayat berikut ini.
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
“Wata’ awanu ‘alal birri wattaqwa wala ta’awanu ‘alal ismi wal ‘udwan(i)”
Artinya: Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (Q.S. AL-Ma’idah: 2.)
Keuntungan orang yang suka menolong:
1.    Akan mendapatkan pahala dari Allah Swt.
2.    Disenangi oleh orang lain dan banyak teman.
3.    Dicintai oleh Allah Swt.
4.    Dapat meringankan beban orang lain.
5.    Memperkuat persaudaraan.
C.   Perilaku Hormat kepada Orang Tua
Orang yang berjasa dalam hidup kita adalah orang tua kita. Ayah dan ibu adalah orang tua kita. Orang tua merawat kita sejak kecil. Ibu mengandung dan melahirkan kita dengan susah payah. Ibu yang menyusui dan merawat kita. Ayah mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Orang tua membimbing dan menyayangi kita dengan ikhlas. Kita wajib hormat dan patuh kepada orang tua. Kita dilarang durhaka kepada orang tua. Berani kepada orang tua terutama pada ibu dosanya sangat besar.
Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Aljannatu tahta aqdamil ummahati”
Artinya: Surga itu terletak di bawah telapak kaki ibu.
Begitu besarjasa orang tua kita sehingga keridaan dan kemurkaan Allah Swt. tergantung pada keridaan dan kemurkaan kedua orang tua kita.
Kewajiban anak terhadap orang tua di antaranya adalah:
1.    Menghormati orang tua.
2.    Berbakti kepada orang tua.
3.    Menaati perintah orang tua.
4.    Melaksanakan nasihat orang tua.
5.    Berkata dengan sopan dan lemah lembut.
6.    Membantu pekerjaan orang tua.
Kewajiban setiap anak adalah berbakti kepada orang tua. Cara berbakti kepada orang tua yang dapat kita lakukan antara lain dengan mendoakan orang tua setiap selesai salat.
Doa yang dibaca adalah:
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.
“Allahummag firli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani sagira”
Artinya: Ya Allah ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami di wakyu kecil.
Kita harus menjadi anak yang selalu membuat bangga orang tua. Kita tidak boleh menyusahkan orang tua. Anak yang berbakti kepada orang tua termasuk anak salih tau salihah.
D.   Adab Makan dan Minum
Makan dan minum adalah kebutuhan kita sehari-hari. Kita makan dan minumagar dapat bertahan hidup. Kita makan dan minum agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Kita harus makan dan minum yang baik. Makanan dan minuman yang baik yaitu yang sehat dan bergizi. Cara makan dan minum juga harus baik yaitu sesuai adab.
1.    Adab sebelum makan dan minum
Dengan makan dan minum manusia dapat bertahan hidup. Dalam makan dan minum ada aturannya. Aturan makan dan minum disebut adab makan dan minum. Adab makan dan minum sesuai yang dicontohkan Nabi Muhammad saw.. Makan dan minum tidak boleh berlebihan. Makan dan minum harus teratur. Makan tidak teratur dapat menyebabkan sakit. Kita makan dan minum agar sehat. Setiap akan makan lebih dulu mencuci tangan. Tujuannya agar bersih dari kotoran dan kuman. Makanlah makanan yang bergizi. Bacalah doa sebelum dan setelah makan dan minum. Berdoa akan membawa berkah.
Doa sebelum makan dan minum sebagai berikut.
Bismillahir rahmanir rahim(i)
“Allahumma bariklana fima razaqtana waqina ‘azabannar”
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Ya Allah berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan jagalah kami dari siksa neraka.
Mulailah makan dan minum selesai membaca doa. Makan dan minumlah dengan tenang!
2.    Adab pada saat makan dan minum
Pada saat makan dan minum juga ada aturannya. Makan dan minum dengan menggunakan tangan kanan. Makan dan minum dilakukan dengan duduk. Tidak berbicara saat makan dan minum. Makan dan minum tidak tergesa-gesa. Jangan makan sambil bergurau sebab bisa tersedak. Makan dan minuman yang diperbolehkan adalah yang halal dan menyehatkan. Makanan juga harus bergizi agar badan kita sehat.
Makanan dan minuman adalah rezeki dari Allah. Oleh karenanya, kita harus bersyukur kepada Allah. Kita tidak boleh membuang-buang makanan dan minuman. Makan yang dibuang berarti mubazir. Ambillah makanan dan minuman secukupnya saja. Kita tidak boleh menyisakan makanan. Kita juga tidak boleh mencela makanan.
3.    Adab sesudah makan dan minum
Selesai makan dan minumbadan terasa lebih segar dan sehat.
Karena itu kita harus bersyukur kepada Allah Swt. dengan membaca doa:
“Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin”
Artinya: Segala puji bagi Allah Swt. Tuhan semesta alam.
Atau dengan membaca doa:
“Alhamdu lillahillazi at’amana wasaqana waja’alana muslimin”
Artinya: Segala puji bagi Allah Swt yang telah memberi makan dan minum kepada kami dan telah menjadikan kami orang Islam.
Selesai makan segera cuci tangan dan mulut dengan berkumur atau gosok gigi. Kemudian keringkan tangan dan mulut dengan serbet atau tisu. Setelah itu peralatan makan seperti piring, sendok, dan gelas harus dicuci. Meja makan dibersihkan dan dirapikan kembali. Kemudian duduk istirahat sejenak.
E.   Adab Belajar
Mencari ilmu atau belajar hukumnya wajib bagi setiap orang Islam. Tugas seorang siswa adalah belajar. Belajar adalah menjadi pandai. Orang yang pandai cita-citanya akan tercapai. Belajar dapat dilakukan di rumah dan di sekolah. Belajar di sekolah akan dibimbing oleh guru. Belajar di rumah akan dibimbing orang tua dan kakak. Belajar mengaji akan dibimbing oleh ustaz atau ustazah. Belajar harus dilakukan setiap hari. Kita tidak boleh belajar hanya saat ada ulangan atau PR saja.
Di sekolah belajarlah dengan tertib.
Patuhilah semua nasihat dari guru .
Sebelum mulai belajar bacalah doa.
Bacaan doanya ialah sebagai berikut:
Bismillahir rahmanir rahim(i)
رَبِّ زدْنيِ عِلْماً وَ رْزُقْنيِ فَهْماً
Rabbi zidni ‘ilma(n) nafi’a(n) warzuqni fahma(n) wasi’a(n)
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Wahai Tuhan tambahkanlah ilmu yang bermanfaat dan berilh aku kepahaman yang luas.
Belajar di rumah juga dilakukan setiap hari. Caranya dengan mengulang-ulang pelajaran sampai mengerti. Belajarlah dengan rajin dan tekun. Belajar jangan menunggu perintah orang tua. Tugas sekolah dan PR dikerjakan di rumah sampai selesai. Apabila tidak ada tugas dari sekolah, maka tetaplah belajar. Rajin belajar akan pandai. Malas belajar akan menjadi bodoh. Jangan lupa membaca doa sebelum belajar. Selesai belajar ucapkan syukur kepada Allah. Ucapkan syukur dilakukan dengan mengucap hamdallah.

terimakasih sudah berkunjung di blog kami semoga bermanfaat. jangan lupa tinggalkan komentar. 




kemarin kita sudah belajar tentang MATERI PELAJARAN PAI SD/MI BAB 7 KELAS 1 SEMESTER 1 - MENGENAL DUA KALIMAT SYAHADAD. dan Sekarang kita akan belaajar tentang membiasakan perilaku terpuji di bab 8 kita ini untuk SD kelas 1 semester 1. 

A.   Rajin
Salah satu perilaku terpuji adalah rajin. Rajin sama artinya dengan tekun. Rajin yaitu melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan tidak bermalas-malasan. Rajin berarti menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Dengan menerapkan perilaku rajin, apa yang kita inginkan akan mudah tercapai.
Perilaku rajin yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
1.    Rajin Belajar
Belajar harus dilakukan dengan teratur, rutin, dan atas kesadaran sendiri. Belajar tidak hanya ketika ada ulangan saja. Belajar tidak perlu dipaksa oleh orang tua atau guru kita. Kalian harus rajin membaca bukudan mengulang-ulang pelajaran yang diajarkan guru. Memanfaatkan waktu untuk membaca atau menulis akan memperoleh banyak ilmu. Orang yang rajin akan bersemangat untuk mencapai tujuan. Orang yang dapat memanfaatkan waktu akan menuju keberhasilan. Sebaliknya apabila tidak dapat memanfaatkan waktu, akan merugi karena waktu terbuang sia-sia.
Seorang pelajar harus dapat menggunakan waktu untuk belajar. Barang siapa rajin belajar akan pandai. Sebaliknya, barang siapa malas belajar akan menjadi bodoh.
Man jadda wajada
Artinya: Siapa yang bersungguh-sungguh pasti mendapat.
Keberhasilan itu ditentukan dan dimulai dari dirinya sendiri. Manusia wajib berusaha dan berdoa. Allah lah yang akan menentukan hasilnya.
2.    Rajin Bekerja
Selain rajin belajar kita harus rajin bekerja. Setiap hari kita harus membantu pekerjaan rumah. Misalnya: menyapu lantai, membersihkan meja kursi, mencuci piring, dan menyiram tanaman.
Di sekolah kita harus rajin melaksanakan tugas piket, membersihkan kelas dan lingkungan sekolah. Rajin bekerja akan mendapat hasil yang baik. Rajin membantu orang tua akan disayang bapak ibu. Allah menyayangi anak yang rajin. Orang yang rajin bekerja akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Bekerja sangat memerlukan keuletan dan ketelitian. Ajaran Islam tidak membenarkan sifat malas dan putus asa.
3.    Rajin Beribadah
Tugas dan kewajiban kita kepada Allah Swt. adalah beribadah. Caranya dengan rajin melaksanakan salat, membaca Al-Qur’an, berpuasa, di bulan Ramadan, serta membayar zakat fitrah. Kita juga harus hormat kepada orang tua, menyayangi saudara dan teman, bersedekah, membantu dan menolong sesama. Anak muslim harus rajin beribadah dan selalu berbuat baik.
Keuntungan bersikap rajin
1.    Pandai memanfaatkan waktu.
2.    Mudah merauh cita-cita.
3.    Memiliki ketekunan dan kemauan keras.
4.    Memiliki sifat sabar dan tidak putus asa.
5.    Disenangi banyak orang.
B.   Tolong Menolong
Setiap orang saling membutuhkan satu sama lain. Karena itu harus tolong-menolong. Tolong-menolong artinya saling membantu. Tolong-menolong bertujuan membantu orang lain yang mengalami kesulitan dan kekurangan. Tolong menolong termasuk ibadah. Agama Islam mengajarkan tolong-menolong dalam kebaikan. Kita harus menolong siapa saja yang membutuhkan. Kita dilarang tolong-menolong dalam berbuat keburukan.
Hal ini dijelaskan dalam ayat berikut ini.
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
“Wata’ awanu ‘alal birri wattaqwa wala ta’awanu ‘alal ismi wal ‘udwan(i)”
Artinya: Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (Q.S. AL-Ma’idah: 2.)
Keuntungan orang yang suka menolong:
1.    Akan mendapatkan pahala dari Allah Swt.
2.    Disenangi oleh orang lain dan banyak teman.
3.    Dicintai oleh Allah Swt.
4.    Dapat meringankan beban orang lain.
5.    Memperkuat persaudaraan.
C.   Perilaku Hormat kepada Orang Tua
Orang yang berjasa dalam hidup kita adalah orang tua kita. Ayah dan ibu adalah orang tua kita. Orang tua merawat kita sejak kecil. Ibu mengandung dan melahirkan kita dengan susah payah. Ibu yang menyusui dan merawat kita. Ayah mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Orang tua membimbing dan menyayangi kita dengan ikhlas. Kita wajib hormat dan patuh kepada orang tua. Kita dilarang durhaka kepada orang tua. Berani kepada orang tua terutama pada ibu dosanya sangat besar.
Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Aljannatu tahta aqdamil ummahati”
Artinya: Surga itu terletak di bawah telapak kaki ibu.
Begitu besarjasa orang tua kita sehingga keridaan dan kemurkaan Allah Swt. tergantung pada keridaan dan kemurkaan kedua orang tua kita.
Kewajiban anak terhadap orang tua di antaranya adalah:
1.    Menghormati orang tua.
2.    Berbakti kepada orang tua.
3.    Menaati perintah orang tua.
4.    Melaksanakan nasihat orang tua.
5.    Berkata dengan sopan dan lemah lembut.
6.    Membantu pekerjaan orang tua.
Kewajiban setiap anak adalah berbakti kepada orang tua. Cara berbakti kepada orang tua yang dapat kita lakukan antara lain dengan mendoakan orang tua setiap selesai salat.
Doa yang dibaca adalah:
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.
“Allahummag firli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani sagira”
Artinya: Ya Allah ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami di wakyu kecil.
Kita harus menjadi anak yang selalu membuat bangga orang tua. Kita tidak boleh menyusahkan orang tua. Anak yang berbakti kepada orang tua termasuk anak salih tau salihah.
D.   Adab Makan dan Minum
Makan dan minum adalah kebutuhan kita sehari-hari. Kita makan dan minumagar dapat bertahan hidup. Kita makan dan minum agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Kita harus makan dan minum yang baik. Makanan dan minuman yang baik yaitu yang sehat dan bergizi. Cara makan dan minum juga harus baik yaitu sesuai adab.
1.    Adab sebelum makan dan minum
Dengan makan dan minum manusia dapat bertahan hidup. Dalam makan dan minum ada aturannya. Aturan makan dan minum disebut adab makan dan minum. Adab makan dan minum sesuai yang dicontohkan Nabi Muhammad saw.. Makan dan minum tidak boleh berlebihan. Makan dan minum harus teratur. Makan tidak teratur dapat menyebabkan sakit. Kita makan dan minum agar sehat. Setiap akan makan lebih dulu mencuci tangan. Tujuannya agar bersih dari kotoran dan kuman. Makanlah makanan yang bergizi. Bacalah doa sebelum dan setelah makan dan minum. Berdoa akan membawa berkah.
Doa sebelum makan dan minum sebagai berikut.
Bismillahir rahmanir rahim(i)
“Allahumma bariklana fima razaqtana waqina ‘azabannar”
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Ya Allah berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan jagalah kami dari siksa neraka.
Mulailah makan dan minum selesai membaca doa. Makan dan minumlah dengan tenang!
2.    Adab pada saat makan dan minum
Pada saat makan dan minum juga ada aturannya. Makan dan minum dengan menggunakan tangan kanan. Makan dan minum dilakukan dengan duduk. Tidak berbicara saat makan dan minum. Makan dan minum tidak tergesa-gesa. Jangan makan sambil bergurau sebab bisa tersedak. Makan dan minuman yang diperbolehkan adalah yang halal dan menyehatkan. Makanan juga harus bergizi agar badan kita sehat.
Makanan dan minuman adalah rezeki dari Allah. Oleh karenanya, kita harus bersyukur kepada Allah. Kita tidak boleh membuang-buang makanan dan minuman. Makan yang dibuang berarti mubazir. Ambillah makanan dan minuman secukupnya saja. Kita tidak boleh menyisakan makanan. Kita juga tidak boleh mencela makanan.
3.    Adab sesudah makan dan minum
Selesai makan dan minumbadan terasa lebih segar dan sehat.
Karena itu kita harus bersyukur kepada Allah Swt. dengan membaca doa:
“Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin”
Artinya: Segala puji bagi Allah Swt. Tuhan semesta alam.
Atau dengan membaca doa:
“Alhamdu lillahillazi at’amana wasaqana waja’alana muslimin”
Artinya: Segala puji bagi Allah Swt yang telah memberi makan dan minum kepada kami dan telah menjadikan kami orang Islam.
Selesai makan segera cuci tangan dan mulut dengan berkumur atau gosok gigi. Kemudian keringkan tangan dan mulut dengan serbet atau tisu. Setelah itu peralatan makan seperti piring, sendok, dan gelas harus dicuci. Meja makan dibersihkan dan dirapikan kembali. Kemudian duduk istirahat sejenak.
E.   Adab Belajar
Mencari ilmu atau belajar hukumnya wajib bagi setiap orang Islam. Tugas seorang siswa adalah belajar. Belajar adalah menjadi pandai. Orang yang pandai cita-citanya akan tercapai. Belajar dapat dilakukan di rumah dan di sekolah. Belajar di sekolah akan dibimbing oleh guru. Belajar di rumah akan dibimbing orang tua dan kakak. Belajar mengaji akan dibimbing oleh ustaz atau ustazah. Belajar harus dilakukan setiap hari. Kita tidak boleh belajar hanya saat ada ulangan atau PR saja.
Di sekolah belajarlah dengan tertib.
Patuhilah semua nasihat dari guru .
Sebelum mulai belajar bacalah doa.
Bacaan doanya ialah sebagai berikut:
Bismillahir rahmanir rahim(i)
رَبِّ زدْنيِ عِلْماً وَ رْزُقْنيِ فَهْماً
Rabbi zidni ‘ilma(n) nafi’a(n) warzuqni fahma(n) wasi’a(n)
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Wahai Tuhan tambahkanlah ilmu yang bermanfaat dan berilh aku kepahaman yang luas.
Belajar di rumah juga dilakukan setiap hari. Caranya dengan mengulang-ulang pelajaran sampai mengerti. Belajarlah dengan rajin dan tekun. Belajar jangan menunggu perintah orang tua. Tugas sekolah dan PR dikerjakan di rumah sampai selesai. Apabila tidak ada tugas dari sekolah, maka tetaplah belajar. Rajin belajar akan pandai. Malas belajar akan menjadi bodoh. Jangan lupa membaca doa sebelum belajar. Selesai belajar ucapkan syukur kepada Allah. Ucapkan syukur dilakukan dengan mengucap hamdallah.

terimakasih sudah berkunjung di blog kami semoga bermanfaat. jangan lupa tinggalkan komentar. 




kemarin kita sudah belajar tentang MATERI PELAJARAN PAI SD/MI BAB 7 KELAS 1 SEMESTER 1 - MENGENAL DUA KALIMAT SYAHADAD. dan Sekarang kita akan belaajar tentang membiasakan perilaku terpuji di bab 8 kita ini untuk SD kelas 1 semester 1. 

A.   Rajin
Salah satu perilaku terpuji adalah rajin. Rajin sama artinya dengan tekun. Rajin yaitu melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan tidak bermalas-malasan. Rajin berarti menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Dengan menerapkan perilaku rajin, apa yang kita inginkan akan mudah tercapai.
Perilaku rajin yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
1.    Rajin Belajar
Belajar harus dilakukan dengan teratur, rutin, dan atas kesadaran sendiri. Belajar tidak hanya ketika ada ulangan saja. Belajar tidak perlu dipaksa oleh orang tua atau guru kita. Kalian harus rajin membaca bukudan mengulang-ulang pelajaran yang diajarkan guru. Memanfaatkan waktu untuk membaca atau menulis akan memperoleh banyak ilmu. Orang yang rajin akan bersemangat untuk mencapai tujuan. Orang yang dapat memanfaatkan waktu akan menuju keberhasilan. Sebaliknya apabila tidak dapat memanfaatkan waktu, akan merugi karena waktu terbuang sia-sia.
Seorang pelajar harus dapat menggunakan waktu untuk belajar. Barang siapa rajin belajar akan pandai. Sebaliknya, barang siapa malas belajar akan menjadi bodoh.
Man jadda wajada
Artinya: Siapa yang bersungguh-sungguh pasti mendapat.
Keberhasilan itu ditentukan dan dimulai dari dirinya sendiri. Manusia wajib berusaha dan berdoa. Allah lah yang akan menentukan hasilnya.
2.    Rajin Bekerja
Selain rajin belajar kita harus rajin bekerja. Setiap hari kita harus membantu pekerjaan rumah. Misalnya: menyapu lantai, membersihkan meja kursi, mencuci piring, dan menyiram tanaman.
Di sekolah kita harus rajin melaksanakan tugas piket, membersihkan kelas dan lingkungan sekolah. Rajin bekerja akan mendapat hasil yang baik. Rajin membantu orang tua akan disayang bapak ibu. Allah menyayangi anak yang rajin. Orang yang rajin bekerja akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Bekerja sangat memerlukan keuletan dan ketelitian. Ajaran Islam tidak membenarkan sifat malas dan putus asa.
3.    Rajin Beribadah
Tugas dan kewajiban kita kepada Allah Swt. adalah beribadah. Caranya dengan rajin melaksanakan salat, membaca Al-Qur’an, berpuasa, di bulan Ramadan, serta membayar zakat fitrah. Kita juga harus hormat kepada orang tua, menyayangi saudara dan teman, bersedekah, membantu dan menolong sesama. Anak muslim harus rajin beribadah dan selalu berbuat baik.
Keuntungan bersikap rajin
1.    Pandai memanfaatkan waktu.
2.    Mudah merauh cita-cita.
3.    Memiliki ketekunan dan kemauan keras.
4.    Memiliki sifat sabar dan tidak putus asa.
5.    Disenangi banyak orang.
B.   Tolong Menolong
Setiap orang saling membutuhkan satu sama lain. Karena itu harus tolong-menolong. Tolong-menolong artinya saling membantu. Tolong-menolong bertujuan membantu orang lain yang mengalami kesulitan dan kekurangan. Tolong menolong termasuk ibadah. Agama Islam mengajarkan tolong-menolong dalam kebaikan. Kita harus menolong siapa saja yang membutuhkan. Kita dilarang tolong-menolong dalam berbuat keburukan.
Hal ini dijelaskan dalam ayat berikut ini.
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
“Wata’ awanu ‘alal birri wattaqwa wala ta’awanu ‘alal ismi wal ‘udwan(i)”
Artinya: Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (Q.S. AL-Ma’idah: 2.)
Keuntungan orang yang suka menolong:
1.    Akan mendapatkan pahala dari Allah Swt.
2.    Disenangi oleh orang lain dan banyak teman.
3.    Dicintai oleh Allah Swt.
4.    Dapat meringankan beban orang lain.
5.    Memperkuat persaudaraan.
C.   Perilaku Hormat kepada Orang Tua
Orang yang berjasa dalam hidup kita adalah orang tua kita. Ayah dan ibu adalah orang tua kita. Orang tua merawat kita sejak kecil. Ibu mengandung dan melahirkan kita dengan susah payah. Ibu yang menyusui dan merawat kita. Ayah mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Orang tua membimbing dan menyayangi kita dengan ikhlas. Kita wajib hormat dan patuh kepada orang tua. Kita dilarang durhaka kepada orang tua. Berani kepada orang tua terutama pada ibu dosanya sangat besar.
Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Aljannatu tahta aqdamil ummahati”
Artinya: Surga itu terletak di bawah telapak kaki ibu.
Begitu besarjasa orang tua kita sehingga keridaan dan kemurkaan Allah Swt. tergantung pada keridaan dan kemurkaan kedua orang tua kita.
Kewajiban anak terhadap orang tua di antaranya adalah:
1.    Menghormati orang tua.
2.    Berbakti kepada orang tua.
3.    Menaati perintah orang tua.
4.    Melaksanakan nasihat orang tua.
5.    Berkata dengan sopan dan lemah lembut.
6.    Membantu pekerjaan orang tua.
Kewajiban setiap anak adalah berbakti kepada orang tua. Cara berbakti kepada orang tua yang dapat kita lakukan antara lain dengan mendoakan orang tua setiap selesai salat.
Doa yang dibaca adalah:
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.
“Allahummag firli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani sagira”
Artinya: Ya Allah ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami di wakyu kecil.
Kita harus menjadi anak yang selalu membuat bangga orang tua. Kita tidak boleh menyusahkan orang tua. Anak yang berbakti kepada orang tua termasuk anak salih tau salihah.
D.   Adab Makan dan Minum
Makan dan minum adalah kebutuhan kita sehari-hari. Kita makan dan minumagar dapat bertahan hidup. Kita makan dan minum agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Kita harus makan dan minum yang baik. Makanan dan minuman yang baik yaitu yang sehat dan bergizi. Cara makan dan minum juga harus baik yaitu sesuai adab.
1.    Adab sebelum makan dan minum
Dengan makan dan minum manusia dapat bertahan hidup. Dalam makan dan minum ada aturannya. Aturan makan dan minum disebut adab makan dan minum. Adab makan dan minum sesuai yang dicontohkan Nabi Muhammad saw.. Makan dan minum tidak boleh berlebihan. Makan dan minum harus teratur. Makan tidak teratur dapat menyebabkan sakit. Kita makan dan minum agar sehat. Setiap akan makan lebih dulu mencuci tangan. Tujuannya agar bersih dari kotoran dan kuman. Makanlah makanan yang bergizi. Bacalah doa sebelum dan setelah makan dan minum. Berdoa akan membawa berkah.
Doa sebelum makan dan minum sebagai berikut.
Bismillahir rahmanir rahim(i)
“Allahumma bariklana fima razaqtana waqina ‘azabannar”
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Ya Allah berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan jagalah kami dari siksa neraka.
Mulailah makan dan minum selesai membaca doa. Makan dan minumlah dengan tenang!
2.    Adab pada saat makan dan minum
Pada saat makan dan minum juga ada aturannya. Makan dan minum dengan menggunakan tangan kanan. Makan dan minum dilakukan dengan duduk. Tidak berbicara saat makan dan minum. Makan dan minum tidak tergesa-gesa. Jangan makan sambil bergurau sebab bisa tersedak. Makan dan minuman yang diperbolehkan adalah yang halal dan menyehatkan. Makanan juga harus bergizi agar badan kita sehat.
Makanan dan minuman adalah rezeki dari Allah. Oleh karenanya, kita harus bersyukur kepada Allah. Kita tidak boleh membuang-buang makanan dan minuman. Makan yang dibuang berarti mubazir. Ambillah makanan dan minuman secukupnya saja. Kita tidak boleh menyisakan makanan. Kita juga tidak boleh mencela makanan.
3.    Adab sesudah makan dan minum
Selesai makan dan minumbadan terasa lebih segar dan sehat.
Karena itu kita harus bersyukur kepada Allah Swt. dengan membaca doa:
“Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin”
Artinya: Segala puji bagi Allah Swt. Tuhan semesta alam.
Atau dengan membaca doa:
“Alhamdu lillahillazi at’amana wasaqana waja’alana muslimin”
Artinya: Segala puji bagi Allah Swt yang telah memberi makan dan minum kepada kami dan telah menjadikan kami orang Islam.
Selesai makan segera cuci tangan dan mulut dengan berkumur atau gosok gigi. Kemudian keringkan tangan dan mulut dengan serbet atau tisu. Setelah itu peralatan makan seperti piring, sendok, dan gelas harus dicuci. Meja makan dibersihkan dan dirapikan kembali. Kemudian duduk istirahat sejenak.
E.   Adab Belajar
Mencari ilmu atau belajar hukumnya wajib bagi setiap orang Islam. Tugas seorang siswa adalah belajar. Belajar adalah menjadi pandai. Orang yang pandai cita-citanya akan tercapai. Belajar dapat dilakukan di rumah dan di sekolah. Belajar di sekolah akan dibimbing oleh guru. Belajar di rumah akan dibimbing orang tua dan kakak. Belajar mengaji akan dibimbing oleh ustaz atau ustazah. Belajar harus dilakukan setiap hari. Kita tidak boleh belajar hanya saat ada ulangan atau PR saja.
Di sekolah belajarlah dengan tertib.
Patuhilah semua nasihat dari guru .
Sebelum mulai belajar bacalah doa.
Bacaan doanya ialah sebagai berikut:
Bismillahir rahmanir rahim(i)
رَبِّ زدْنيِ عِلْماً وَ رْزُقْنيِ فَهْماً
Rabbi zidni ‘ilma(n) nafi’a(n) warzuqni fahma(n) wasi’a(n)
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Wahai Tuhan tambahkanlah ilmu yang bermanfaat dan berilh aku kepahaman yang luas.
Belajar di rumah juga dilakukan setiap hari. Caranya dengan mengulang-ulang pelajaran sampai mengerti. Belajarlah dengan rajin dan tekun. Belajar jangan menunggu perintah orang tua. Tugas sekolah dan PR dikerjakan di rumah sampai selesai. Apabila tidak ada tugas dari sekolah, maka tetaplah belajar. Rajin belajar akan pandai. Malas belajar akan menjadi bodoh. Jangan lupa membaca doa sebelum belajar. Selesai belajar ucapkan syukur kepada Allah. Ucapkan syukur dilakukan dengan mengucap hamdallah.

terimakasih sudah berkunjung di blog kami semoga bermanfaat. jangan lupa tinggalkan komentar.