Cara Jitu Mencetak Anak Cerdas Dengan Membiasakan Bergerak Bebas

 SDITTV - Kali ini kami akan bahas sedikit mengenai Cara Jitu Mencetak Anak Cerdas Dengan Membiasakan Bergerak Bebas.
Memiliki anak cerdas tentu merupakan dambaan setiap orang tua. Maka dari itu banyak cara dilakukan oleh para orang tua demi mencetak anak yang cerdas. Salah satunya adalah dengan memasukkannya ke sekolah formal sejak dini.

 Sayangnya, cara ini tidak selalu berhasil. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Loughborough University mengungkapkan fakta mengejutkan tentang pembentukkan kecerdasan anak. Rebecca Duncombe, 

selaku ketua penelitian ini mengungkapkan bahwa aktivitas motorik sangat berguna dalam membetuk kecerdasan pada balita. Seperti apa penjelasannya? Simak ulasan di bawah ini!

Pada penelitian yang diadakan oleh Loughborough University melibatkan sejumlah anak balita yang diberi kesempatan untuk bergerak aktif guna meningkatkan keterampilan saraf motorik halus dan kasar. Banyak aktivitas yang dilakukan antara lain melempar, menangkap, melompat-lompat, dan keseimbangan.
Baca Juga :
Cara Cerdas Mendidik Anak Agar Gemar Menabung
Cara Jitu Mengajak Anak untuk Menghafal Al-Quran Dengan Cepat Dan Mudah
Setelah anak-anak balita melakukan rutinitas tersebut selama beberapa bulan, ternyata terdapat beberapa hasil yang sangat fantastis. Hasil pertama adalah meningkatnya kemampuan anak dalam menangkap bola, berlari dengan stabil, dan juga lebih cepat dalam memahami instruksi. Hal ini merupakan efek dari latihan yang dilakukan secara rutin.

Namun yang lebih mengejutkan adalah kemampuan mereka dalam belajar. Anak-anak tersebut lebih mudah dan nyaman dalam memegang pensil dan menulis. Mereka juga lebih cepat dalam melepas kaus kaki dan sepatu. Kemampuan membaca mereka juga meningkat cukup pesat. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan aktif bergerak di usia-usia balita akan mengembangkan keseimbangan dan koordinasi pada anak-anak. Perkembangan emosi dan intelektual anak juga akan lebih baik.

Dengan demikian, keputusan untuk memasukkan anak ke sekolah formal terlalu dini tidak selalu tepat. Kalaupun ingin tetap memasukkannya ke sekolah formal, pelajari terlebih dahulu sistem pengajarannya. Jangan sampai sekolah yang Anda pilih memiliki kurikulum yang sangat ketat dan tidak memberi ruang anak untuk banyak bermain.

 Pada dasarnya, aktivitas belajar pada balita adalah dengan bermain. Jika memang tidak ada lembaga yang menawarkan strategi pendidikan yang seperti itu, biarkan saja ia bebas bermain dan jangan masukkan ke sekolah formal terlebih dahulu. Semoga tulisan ini dapat memberikan pencerahan sekaligus inspirasi. Salam! (Autor Rindy)




 SDITTV - Kali ini kami akan bahas sedikit mengenai Cara Jitu Mencetak Anak Cerdas Dengan Membiasakan Bergerak Bebas.
Memiliki anak cerdas tentu merupakan dambaan setiap orang tua. Maka dari itu banyak cara dilakukan oleh para orang tua demi mencetak anak yang cerdas. Salah satunya adalah dengan memasukkannya ke sekolah formal sejak dini.

 Sayangnya, cara ini tidak selalu berhasil. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Loughborough University mengungkapkan fakta mengejutkan tentang pembentukkan kecerdasan anak. Rebecca Duncombe, 

selaku ketua penelitian ini mengungkapkan bahwa aktivitas motorik sangat berguna dalam membetuk kecerdasan pada balita. Seperti apa penjelasannya? Simak ulasan di bawah ini!

Pada penelitian yang diadakan oleh Loughborough University melibatkan sejumlah anak balita yang diberi kesempatan untuk bergerak aktif guna meningkatkan keterampilan saraf motorik halus dan kasar. Banyak aktivitas yang dilakukan antara lain melempar, menangkap, melompat-lompat, dan keseimbangan.
Baca Juga :
Cara Cerdas Mendidik Anak Agar Gemar Menabung
Cara Jitu Mengajak Anak untuk Menghafal Al-Quran Dengan Cepat Dan Mudah
Setelah anak-anak balita melakukan rutinitas tersebut selama beberapa bulan, ternyata terdapat beberapa hasil yang sangat fantastis. Hasil pertama adalah meningkatnya kemampuan anak dalam menangkap bola, berlari dengan stabil, dan juga lebih cepat dalam memahami instruksi. Hal ini merupakan efek dari latihan yang dilakukan secara rutin.

Namun yang lebih mengejutkan adalah kemampuan mereka dalam belajar. Anak-anak tersebut lebih mudah dan nyaman dalam memegang pensil dan menulis. Mereka juga lebih cepat dalam melepas kaus kaki dan sepatu. Kemampuan membaca mereka juga meningkat cukup pesat. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan aktif bergerak di usia-usia balita akan mengembangkan keseimbangan dan koordinasi pada anak-anak. Perkembangan emosi dan intelektual anak juga akan lebih baik.

Dengan demikian, keputusan untuk memasukkan anak ke sekolah formal terlalu dini tidak selalu tepat. Kalaupun ingin tetap memasukkannya ke sekolah formal, pelajari terlebih dahulu sistem pengajarannya. Jangan sampai sekolah yang Anda pilih memiliki kurikulum yang sangat ketat dan tidak memberi ruang anak untuk banyak bermain.

 Pada dasarnya, aktivitas belajar pada balita adalah dengan bermain. Jika memang tidak ada lembaga yang menawarkan strategi pendidikan yang seperti itu, biarkan saja ia bebas bermain dan jangan masukkan ke sekolah formal terlebih dahulu. Semoga tulisan ini dapat memberikan pencerahan sekaligus inspirasi. Salam! (Autor Rindy)




 SDITTV - Kali ini kami akan bahas sedikit mengenai Cara Jitu Mencetak Anak Cerdas Dengan Membiasakan Bergerak Bebas.
Memiliki anak cerdas tentu merupakan dambaan setiap orang tua. Maka dari itu banyak cara dilakukan oleh para orang tua demi mencetak anak yang cerdas. Salah satunya adalah dengan memasukkannya ke sekolah formal sejak dini.

 Sayangnya, cara ini tidak selalu berhasil. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Loughborough University mengungkapkan fakta mengejutkan tentang pembentukkan kecerdasan anak. Rebecca Duncombe, 

selaku ketua penelitian ini mengungkapkan bahwa aktivitas motorik sangat berguna dalam membetuk kecerdasan pada balita. Seperti apa penjelasannya? Simak ulasan di bawah ini!

Pada penelitian yang diadakan oleh Loughborough University melibatkan sejumlah anak balita yang diberi kesempatan untuk bergerak aktif guna meningkatkan keterampilan saraf motorik halus dan kasar. Banyak aktivitas yang dilakukan antara lain melempar, menangkap, melompat-lompat, dan keseimbangan.
Baca Juga :
Cara Cerdas Mendidik Anak Agar Gemar Menabung
Cara Jitu Mengajak Anak untuk Menghafal Al-Quran Dengan Cepat Dan Mudah
Setelah anak-anak balita melakukan rutinitas tersebut selama beberapa bulan, ternyata terdapat beberapa hasil yang sangat fantastis. Hasil pertama adalah meningkatnya kemampuan anak dalam menangkap bola, berlari dengan stabil, dan juga lebih cepat dalam memahami instruksi. Hal ini merupakan efek dari latihan yang dilakukan secara rutin.

Namun yang lebih mengejutkan adalah kemampuan mereka dalam belajar. Anak-anak tersebut lebih mudah dan nyaman dalam memegang pensil dan menulis. Mereka juga lebih cepat dalam melepas kaus kaki dan sepatu. Kemampuan membaca mereka juga meningkat cukup pesat. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan aktif bergerak di usia-usia balita akan mengembangkan keseimbangan dan koordinasi pada anak-anak. Perkembangan emosi dan intelektual anak juga akan lebih baik.

Dengan demikian, keputusan untuk memasukkan anak ke sekolah formal terlalu dini tidak selalu tepat. Kalaupun ingin tetap memasukkannya ke sekolah formal, pelajari terlebih dahulu sistem pengajarannya. Jangan sampai sekolah yang Anda pilih memiliki kurikulum yang sangat ketat dan tidak memberi ruang anak untuk banyak bermain.

 Pada dasarnya, aktivitas belajar pada balita adalah dengan bermain. Jika memang tidak ada lembaga yang menawarkan strategi pendidikan yang seperti itu, biarkan saja ia bebas bermain dan jangan masukkan ke sekolah formal terlebih dahulu. Semoga tulisan ini dapat memberikan pencerahan sekaligus inspirasi. Salam! (Autor Rindy)